Pendiri BPR Lestari dan AKUBANK College. Membangun bisnis dari nol sejak 17 yang lalu. Misinya saat ini : #Empowering entrepreneur #Financial Planning for Everyone #Memilih Lebih Baik
blog
WHO TOOK MY MONEY ? ( 1 )
March 1, 2009
0
Bapak / Ibu yang baik,.. Belakangan ini masyarakat Bali dihebohkan oleh praktek ‘penggandaan uang’ yang dilakukan oleh Koperasi Karangasem Membangun (KKM). Praktek ini kemudian ditutup oleh pihak kepolisian. Kerugian atas praktek penggandaan uang berkedok ‘investasi’ ini diperkirakan ratusan milyar. Banyak masyarakat yang rugi karena uang investasinya raib dan tidak kembali. Mengingat begitu besar uang masyarakat […]
blog
Mengajak Bali Menabung (4)
February 1, 2009
0
“Kalahkan Inflasi…!” Bapak/Ibu yang baik, edisi minggu-minggu lalu saya menjelaskan bahwa beberapa teknik untuk menabung diantaranya melakukan di awal (pay yourself first) ketika pertama kali kita mendapatkan pendapatan (atau gaji). Jadi prosesnya sama seperti kantor yang memotong ppH atas gaji kita. Sebelum sampai ke tangan kita, pemerintah sudah duluan memotong pendapatan kita. Tidak pernah kan […]
blog
Mengajak Bali Menabung (3)
February 1, 2009
0
“Menabunglah dalam jangka waktu yang panjang, biarkan waktu membantu kita” Bapak/Ibu yang baik, minggu lalu saya mengatakan bahwa menabung merupakan langkah awal dari investasi. Bahwa menabung merupakan bibit dari kegiatan wirausaha. Tanpa memulai dengan menabung, seseorang tidak mempunyai bantalan penyangga (cushion) untuk menghadapi resiko investasi dan kegiatan entrepreneurial-nya. Saking beresikonya, sebagian besar masyarakat kita seumur […]
blog
Mengajak Bali Menabung ( 2 )
February 1, 2009
0
“Pay yourself first!” Bapak/Ibu yang baik, minggu lalu saya menjelaskan mengapa saya dan seluruh jajaran staff BPR Lestari mengajak bapak/ibu sekalian untuk menabung. Menabung adalah langkah awal dari proses investasi. Walaupun sementara orang meragukan efektivitas menabung karena returnnya yang rendah (apalagi jika diperhitungkan dengan inflasi), namun saya mempercayai tanpa saving yang cukup orang menjadi sulit […]