blog
Asymmetric Risk/Reward
February 14, 2016
0

virgin air( id.wikipedia.org)

Dalam dunia investing kita mengenal ungkapan ‘no risk, no gain.’ Kita harus mengambil resiko yg besar utk mendapatkan hasil yg besar juga.

Bagaimana kalau konsep tadi dirubah. Bahwa tidak perlu resiko yg besar utk mendapatkan hasil yg besar, atau setidaknya kita tidak memilih investasi yg resiko dan risknya berimbang.
Ini yg disebut sebagai asymmetric risk/reward. “Untungnya mungkin 5 at the risk of 1.”

Sir Richard Branson ketika memulai Virgin Air, berhasil membuat kesepakatan yg sangat menguntungkan dirinya. Dia membeli ‘his first plane’ dgn kondisi kalau gagal, dia bisa mengembalikan pesawat yg dibelinya tadi. A money back guarantee!
Kalau dia gagal, dia tidak rugi. Kalau dia berhasil, dia berhasil besar.

And he went to compete British Airways. The rest is history.
Investor berpengalaman selalu mencari opportunity yg memberikan asymmetric risk/reward. Kita seharusnya juga begitu.

Ilustrasii : id.wikipedia.org/wiki/Virgin_Atlantic_Airways

About author

alexpchandra

Pendiri BPR Lestari. Sekarang BPR #3 se-Indonesia dr sisi asset. Membangun bisnis dari nol sejak 14 thn yg lalu. Sekarang chairman grup bisnis Lestari.

Related items

/ You may check this items as well

(growingwithgratitude.com.au) - Copy

The Wealthies Person on Earth is One Who Appreciates

Dalam dunia investing kita mengenal ungkapan &#821...

Read more
Businessman Touching Domino Pieces Arranged in a Line --- Image by © Royalty-Free/Corbis

Aksi – Reaksi

Dalam dunia investing kita mengenal ungkapan &#821...

Read more

2015: Year Of Living Dangerously (Part 2)

Dalam dunia investing kita mengenal ungkapan &#821...

Read more

There are 0 comments

Leave a Reply